Kuala Lumpur Engineering Science Fair (KLESF) 2019

 

Kuala Lumpur Engineering Science Fair (KLESF) adalah inisiatif dengan berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan minat dalam sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM) di antara siswa sekolah dasar dan menengah. 

Mitra KLESF terdiri dari Akademi Teknik dan Teknologi ASEAN (AAET), Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR), Kelompok Industri-Pemerintah Malaysia untuk Teknologi Tinggi (MIGHT), dan Institusi Insinyur Malaysia (IEM).

Tujuan KLESF adalah:

    Untuk meningkatkan minat siswa sekolah dalam sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM).
    Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran dan pentingnya STEM dalam kesejahteraan sosial-ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.
    Untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi bisnis dan industri dalam mempromosikan pembelajaran dan pengembangan karir di bidang yang terkait dengan STEM di kalangan siswa sekolah dan masyarakat.
    Untuk menyediakan jejaring untuk sekolah, pendidik, industri, sektor publik dan swasta untuk berbagi informasi dan pengalaman tentang proyek, ekstra kurikulum dan praktik yang baik dalam pendidikan sains dan matematika di sekolah.

Selanjutnya, KLESF didukung oleh Kementerian Pendidikan (MOE) Malaysia, Kementerian Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan dan Perubahan Iklim (MESTECC), Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC), Akademi Ilmu Pengetahuan Malaysia (ASM), Associated Kamar Dagang dan Industri Cina Malaysia (ACCCIM) dan Institut Fisika Malaysia (IFM).
 


 Andi Nurul Kamila (14) dan Putri Meidiani (15), siswi SMPN 2 Tarakan yang berhasil lolos dan mewakili Indonesia dalam ajang internasional, yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia awal November ini.

sumber: kaltara protal


 Tak main-main, dua sisiwi ini berhasil memboyong dua penghargaan sekaligus. Yakni special award dari IndonesianYoung Scientific Association (IYSA), dan merit award KLESF2019 dari 356 stan pameran yang diikuti 57 negara. 

 Sebelum melaju ke internasional, Andi Nurul Kamila dan Putri Meidiani mengikuti seleksi nasional, yang diikuti seluruh provinsi di Indonesia. Diseleksi oleh IYSA, SMPN 2 Tarakan berhasil membawa Provinsi Kalimantan Utara. Satu-satunya provinsi yang mewakili Indonesia di ajang KLESF 2019.

Konon ajang KLESF 2019 ini melombakan 4 bidang, yakni sains, teknologi, teknik dan matematika atau yang dikenal dengan STEM. Mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. 

Translate




Pages