Post Page Advertisement [Top]

ArtikelBerita

International Science and Invention Fair (ISIF) 2019 Sukses Digelar di Bali


Denpasar - Bali, Untuk pertama kalinya Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dan Indonesia International Institute for Life Science (i3L) sukses menyelenggarakan event bertajug International Science and Invention Fair (ISIF) 2019. Event tersebut diselenggarakan di Bali Creative Industri Center (BCIC) Kota Denpasar, Bali pada 21 - 25 Juni 2019.

ISIF sendiri merupakan perpaduan antara kompetisi dan pameran di bidang Sains dan Invensi tingkat internasional yang diikuti oleh pelajar SD sampai mahasiswa. Seain itu, ISIF juga merupakan sebuah event yang dirancang untuk para peneliti muda baik dari dalam dan luar negeri dalam memamerkan hasil riset dan produk invensi.

Turut membuka acara ini adalah Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Turut hadir pula Kadisdikpora Denpasar, Wayan Gunawan serta undangan lainnya.

“Ajang ini semoga dapat dimanfaatkan oleh anak-anak, khususnya para peserta dari Kota Denpasar untuk menunjukkan keahlian mereka di bidang sains sekaligus membuktikan bahwa pelajar di Indonesia dapat bersaing tidak hanya di tingkat nasional tetapi sudah sampai ke internasional. Saya berharap event semacam ini dapat terus diselenggarakan di Kota Denpasar untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan siap diuji di tingkat internasional,” ujar Rai Mantra seperti dikutip dari nusabali.com.

Total peserta yang berpartispasi ada 146 tim. Peserta nasional terdiri dari 102 tim, dengan keterwakilan tiap pulau besar di Indonesia terwakili (Sumatera, jawa, kalimantan, sulawesi, papua, dan pulau lainsnya). Sementara dari peserta Internasional terdiri dari 44 tim yang berasal dari 11 negara di dunia. Negara yang ikut serta dalam ISIF adalah Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Jerman, Korea Selatan, Taiwan, Zambia, Turki, Turkmenistan dan Vietnam.

Menurut Presiden IYSA, Deni Irawan, tujuan khusus diselenggarakannya ISIF adalah untuk meningkatkan minat pelajar Indonesia secara khusus dan pelajar Internasional secara umum terhadap dunia riset dan invensi. Selain itu, bisa memberikan kesempatan kepada pelajar di Indonesia untuk menampikan hasil riset dan invensinya di ajang Internasional.

"Tujuan secara umum dari ISIF adalah mengenalkan kekayaan intelektual Indonesia terutama hasil karya penelitian dan invensi peneliti muda Indonesia di kancah Internasional yang diselenggarakan negeri sendiri, karena selama ini IYSA aktif mengantar karya penelitian dan Invensi dari peneliti muda Indonesia di berbagai ajang Internasional dan melihat karya anak-anak bangsa dibidang sains dan invensi sangat luar biasa." Ujar Deni Irawan

Selain pameran, kegiatan ISIF berisi acara kebudayaan dari setiap negara partisipan dalam acara Culture Show. Mereka akan menampilkan ciri khas kebudayaan negara masing-masing dari mulai tarian, lagu dan bentuk kebudayaan lainnya.

Selain memperebutkan medali, para peserta juga akan memperebutkan special award dari mitra IYSA seperti MYSO Award (Malaysia), Okseef Award (Turki), i3L Award (Indonesia), Spider Award (Singapore) dan Kementerian utama Industri Malaysia Award (Malaysia).

Selain itu, ada juga Spesial Prize yang disponsori oleh Kementrian Pariwisata Indonesia berupa perjalanan wisata ke Lombok untuk 3 orang.


Bottom Ad [Post Page]